Hadapi Open Sky 2015, Lima Bandara Akan Dibenahi | Auryn Tour & Travel

Tuesday, 4 March 2014

Hadapi Open Sky 2015, Lima Bandara Akan Dibenahi

PESAWAT_ANTRE_TAKE_OFF_DI_BANDARA_SOEKARNO_HATTA_DIDIK_SUDIARTO_SALEH_DSC_0172
Untuk melayani pasar penerbangan bebas se-Asia Tenggara (Open Sky Society) 2015 nanti, pemerintah dalam hal ini Kemenhub berencana akan menyiapkan dan membenahi lima bandara internasional.
Menurut kemenhub, dalam mengantisipasi kepadatan penerbangan baru akibat bebasnya frekuensi penerbangan dari maskapai nasional maupun asing, kelima bandara itu disebut sudah siap.
Menurut, Ketua Asosiasi Perusahaan Penerbangan Komersial Berjadwal (INACA/ Indonesia National Air Carriers Association) Arif Wibowo, dengan adanya pasar penerbangan terbuka kemungkinan melonjakkan kesibukan perbaikan infrastruktur dan pelayanan kebandaraan mutlak dilakukan.
“Pemerintah harus mempunyai perhitungan soal dampak Open Sky pada daya dukung bandara yang ada. “Saya rasa itu sudah diperhitungkan pemerintah,” katanya seperti dilansir Bisnis.
INACA pernah menggarisbawahi kebutuhan peningkatan kapasitas bandara, serta pendukung penerbangan. Selama ini lantaran  slot bandara yang ada sudah tak menampung, membuat maskapai nasional kesulitan dalam pengurusan penambahan rute.
“Untuk itu, INACA pernah menyarankan agar ada penambahan landasan pacu (runway) serta pemandu darat (taxiway), termasuk yang telah ada di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Bahkan, untuk Soetta, INACA menyarankan adanya manajemen perbaikan di sisi perizinan rute, serta mereka juga mengusung pengembangan Bandara Halim Perdanakusuma dan kemungkinan pembangunan bandara baru di pinggiran Jakarta,” paparnya.
Selain itu, dari sisi keamanan penerbangan, INACA mencatat industri penerbangan nasional masih membutuhkan banyak tenaga ahli. Terutama tenaga ahli di bidang penguji kelayakkan terbang para penerbang maskapai, hal ini menghambat rencana ekspansi rute maskapai komersial.

0 komentar:

Post a Comment