NAM Air Buka Rute Baru ke Nusa Tenggara Timur | Auryn Tour & Travel

Monday, 3 March 2014

NAM Air Buka Rute Baru ke Nusa Tenggara Timur



Maskapai NAM AIR membuka beberapa rute baru di wilayah Nusa Tenggara Timur. Dengan menggunakan pesawat Boeing 737-500, yang berkapasitas 120 seats, NAM Air memenuhi janjinya untuk terbang ke Maumere, Waingapu, Kupang, dan Denpasar. Keempat kota tujuan tersebut dilayani melalui Surabaya, Jawa Timur.
“Pembukaan rute ini menjadi komitmen NAM Air sebagai feeder Sriwijaya Air, yang saat ini telah melayani penerbangan ke kota-kota besar,” kata Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono.
Melalui penerbangan ini, diharapkan integrasi antara Sriwijaya Air dengan NAM Air akan berjalan dengan baik, sesuai dengan misi NAM Air. Integrasi pelayanan penerbangan yang dimaksud adalah melayani pelanggan dengan memberikan konektifitas rute Sriwijaya Air di satu sisi, dengan rute NAM Air di sisi lain.
“Connecting flight ini akan menjadi kekuatan baru dari sinergi dua maskapai ini,” ujar Agus.

Sementara itu, untuk penerbangan Surabaya-Dili, menjadi satu bukti konektifitas yang terjalin antara Sriwijaya Air dan NAM Air. NAM Air akan terbang dari Surabaya menuju Denpasar, kemudian akan diteruskan oleh Sriwijaya Air menuju Dili.
“Rute Dili, memang merupakan rute dari Sriwijaya Air, sehingga nantinya penerbangan menuju Dili akan dilanjutkan Sriwijaya Air. Sedangkan NAM Air menerbangkan dari Surabaya menuju Denpasar. Itulah keunggulan dari konektifitas Sriwijaya Air dan NAM Air,” jelasnya.
Demikian pula rute Jakarta-Maumere PP, Jakarta-Waingapu PP dan Jakarta-Kupang PP, “Rute penerbangan ini diawali dengan layanan Sriwijaya Air dari Jakarta-Denpasar, lalu Denpasar ke Maumere, Waingapu dan Kupang diteruskan oleh Nam Air,” tambah Agus.
Rute penerbangan tersebut adalah Surabaya-Denpasar PP, Surabaya-Waingapu PP (via Denpasar), Surabaya-Maumere PP (via Denpasar), Denpasar-Kupang PP, Denpasar-Waingapu PP, Denpasar-Maumere PP, Surabaya-Dili (Timor Leste) PP via Denpasar, Kupang-Surabaya (via Denpasar). (*)

0 komentar:

Post a Comment